logo

Berwisata Murah Ke Gunung Dieng Nan Asri

Written By

Update Asri dan menyejukan mata.begitu kesan pertama kali Tips Wisata Murah menginjakan kaki di lereng Gunung Dieng yang mempunyai ketinggian 6000 kaki di atas permukaan air laut itu.waktu itu Tips wisata murah berserta rombongan dari jakarta menuju lokasi untuk shoting vidio clip religi album yatim piatu yang di vocali wafiq azizah. Sebelum bertolak dari hotel transit di jogja, Tps Wisata Murah sudah mengingatkan pada rombongan untuk membawa jaket masing masing,tapi dari beberapa teman ada yang menolak dengan dalih sudah terbiasa di ruang AC. Jam 5,30 sore kami tiba di lokasi berperang dengan kabut tebal yang bergumpal.Peralatan langsung di setting karena mempersiapkan pengambilan gambar malam,waktu itu pula mendadak ada dua orang yang tiba tiba sakit giginya kambuh. usut punya usut ternyata tak mampu melawan dingin udara dieng yang bersuhu berkitar 10 °C di malam hari dan 15—20 °C di siang hari..hehe

Obyek Wisata :
Beberapa peninggalan budaya dan cagar alam telah dijadikan sebagai obyek wisata dan dikelola bersama oleh dua kabupaten, yaitu Banjarnegara dan Wonosobo. Berikut beberapa obyek wisata di Dieng.

* Telaga Werna, sebuah telaga yang sering memunculkan nuansa warna merah, hijau, biru,
putih, dan lembayung
* Telaga Pengilon
* Kawah: Sikidang, Sileri, Sinila (meletus dan mengeluarkan gas beracun pada tahun 1979
dengan korban 149 jiwa)
* Kompleks Candi-candi Hindu yang dibangun pada abad ke-7, antara lain: Gatotkaca, Bima
* Gua Semar
* Sumur Jalatunda
* Mata air Sungai Serayu

Nama Dieng berasal dari bahasa Sunda Kuno "Di" yang berarti "tempat" atau "gunung" dan "Hyang" yang bermakna (Dewa). Dengan demikian, Dieng berarti daerah pegunungan tempat para dewa dan dewi bersemayam. Nama Dieng berasal dari Bahasa Sunda karena diperkirakan sebelum tahun 600 daerah itu didiami oleh Suku Sunda dan bukan Suku Jawa. (Sumber: wikipedia).

Candi-candi di Dieng dipercaya sebagai tanda awal peradaban Hindu di Pulau Jawa pada masa Sanjaya pada abad ke-8. Hal ini ditunjukkan dengan adanya gugusan candi di Dieng yang konon untuk memuja Dewa Syiwa. Candi-candi tersebut antara lain: Candi Arjuna, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, Candi Sembadra, Candi Gatot Kaca. Sedangkan untuk penamaan candi-candi itu sendiri dipercaya baru dimulai pada abad ke-19. Hal ini ditunjukkan dengan adanya relief-relief yang ada pada candi tersebut. Misalnya pada Candi Srikandi, relief yang terlukis justru merupakan penggambaran dari wujud Dewa Syiwa. Candi-candi tersebut dibangun dengan menggunakan konstruksi batu Andesit yang berasal dari Gunung Pakuwaja yang berada di Selatan komplek Candi Dieng.

Dieng terbentuk dari gunung api tua yang mengalami penurunan drastis (dislokasi), oleh patahan arah barat laut dan tenggara. Gunung api tua itu adalah Gunung Prau. Pada bagian yang ambles itu muncul gunung-gunung kecil yaitu: Gunung Alang, Gunung Nagasari, Gunung Panglimunan, Gunung Pangonan, Gunung Gajahmungkur dan Gunung Pakuwaja.

Beberapa gunung api masih aktif dengan karakteristik yang khas. Magma yang timbul tidak terlalu kuat tidak seperti pada Gunung Merapi. Sedangkan letupan-letupan yang terjadi adalah karena tekanan air bawah tanah oleh magma yang menyebabkan munculnya beberapa gelembung-gelembung lumpur panas. Fenomena ini antara lain dapat dilihat pada Kawah Sikidang atau Kawah Candradimuka .

Untuk antisipasi terjadinya bahaya vulkanik Direktorat Vulkanologi dan MITIGASI Bencana Geologi secara terus menerus memantau aktifitas vulkanik di Pegunungan Dieng.
Dieng memang tempat yang elok dan damai serta menyimpan sejuta tantangan gairah para ilmuwan untuk melakukan penelitian. Artikel terkait Dieng ikuti: www.savedieng.org

thumbnail Title: Berwisata Murah Ke Gunung Dieng Nan Asri
Outhor by: Wisata Murah
Published : 2010-12-18T08:51:00+07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews

16 komentar Berwisata Murah Ke Gunung Dieng Nan Asri

wah....... Keren...Keren...Keren...Keren...Keren... jadi pengen kesana euy...... Tapi gambar fotonya kok cuma satu, tambahin lagi donk....

Tuan muda karsel..bawa jaket yang tebal kalau mau dieng..malam dan menjelang pagi udara sangat menusuk tidak bersahabat..dingin sob//thnk kunjungan n komennya

Dingin or sejuk? yang q bayangkan hawa sejuk & segar, Karna di tempatku panas!

Peluang kerja di internet@ hehe sekali kali kayaknya harus di coba dingin banget sob beeeeeeeerrrrrrr hehe.tahnk kunjungannya

Dingin mana sama Tangkuban Perahu lembang? Bagus juga nih postingnya, jadi ingin berwisata ke sana. salam, Asri.

owww.... Musti bawa jaket kulit donk, tapi.......................... Kayaknya kejauhan, soalnya aku di kalimantan, hehe... Tapi mudah2an aja dech ntar ada bisa kesana.....

mbak Asri@ kayaknya dingin dieng,soalnya jam ampat sore kadang kabut sudah tebal,terimakasih mbk asri kunjungannya,salam

tuanku kalsel...sama bangkirai masih dinginin dieng.klo punya waktu berwisara kesana sekalian mampir ketempat wisata murah

Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

Saya belum pernah berkunjung de Dieng. Bisa jadi tujuan untuk berkunjung nanti kalau cuti.

Gudang profil @ tepatnya terbah pengasih barat kampus UNY wates.thnk profil

H Nizam @ sepertinya perlu di coba sob.karena alamnya belum terkontaminasi,thnk sukses terus tuk MULTIBRAND anda

anonim @hehe terimakasih suppoort dan kunjungannya.salam

julicavero@ hehe makasih master SEO.kunjungan anda motivasi kerja kami..salam