Wonderful Indonesia 2016
Buah Bibir!Mau Cari hotel online murah tanpa harus online? Gampang! Download Gratis Hotel App Store untuk Ponsel pintar di tips wisata murah home. Diskon Mentok 80%. Untuk mendapatkan Promo ini silahkan klik banner hotel yang muncul di layar HP Anda. #Dapatkan panduannya, Download sekarang! Gratis!

Tips Liburan Asyik Naik Andong di Jogja


Tips liburan asyik naik andong di jogja ini akan berguna bila Anda ingin berkeliling menikmati pemandangan kota Yogyakarta dengan jarak sedang. Karena selain laju moda kereta tradisional ini sangat lamban hanya sekitar 20km - 30km perjam, ongkos untuk sekali naik juga tergolong sangat murah meriah. Misalnya jarak dari stasiun Lempuyangan ke Malioboro penumpang hanya di bebankan ongkos sekitar Rp: 20 ribu/orang

Andong adalah Kereta Kuda, salah satu warisan budaya transportasi di Jogja dan sekitarnya yang meyerupai Dokar, Bendi, Sado atau Delman. Walau secara konstruksi dan praktek sistem kerjanya sama, namun Andong memiliki ciri khas dengan empat roda. Secara umum, Andong jogja dua roda pada bagian belakang memiliki jeruji kayu cenderung lebih besar dari roda depan, yakni berdiameter sekitar 1,5 meter, sedang lingkaran roda depan hanya berdiameter sekitar 60 cm - 80 cm saja. Dan andong jogja pada awalnya ditarik oleh dua kuda, namun sekarang ada yang menggunakan hanya satu kuda

Andong banyak dijumpai di sekitar jalan Malioboro dan tempat tempat dekat obyek wisata dalam kota seperti Kraton dan Alun Alun Utara. Untuk menikmati jasa Andong bisa dengan carter atau bayar ngeteng, misalnya Anda ingin Melongok Kotagede Di Tenggara Kota Yogyakarta untuk mencari souvenir atau cenderamata berupa gelang dan cincin perak untuk oleh oleh, Anda bisa naik andong ngeteng dari pasar Bringharjo ke Kota Gede, dengan ongkos sekitar Rp: 10 ribu sekali jalan

Sejarah Kereta Kuda Indonesia
Pada awalnya kereta kuda d Indonesia ini menurut riwayat yang berhasil di himpun tipswisatamurah.com , konon di ciptakan sejak zaman kolonial Belanda oleh insinyur Charles Theodore Deeleman. Dari Delman inilah kemudian muncul varian moda sejenis. Untuk wilayah jawa tengah dan jawa timur biasa disebut dengan Dokar. Untuk wilayah Sumatera Barat sekarang masih bisa dijumpai di sekitar obyek wisata Jam Gadang Bukittinggi biasa disebut Bendi, Di Pulau Lombok dinamakan Cidomo atau dikenal dengan Cimodok dan masih ada beberapa lainnya.

Sedang Andong sendiri ini menurut beberapa sumber menyebutkan. Pada awalnya kendaraan tradisional yang ditarik dengan empat atau dua kuda ini hanya bisa digunakan oleh kalangan bangsawan di jogja. Dan konon mulai kepemimpinan Sultan Hamengku Buwono VIII barulah kendaraan ini boleh digunakan oleh masyarakat umum meskipun masih terbatas bagi masyarakat berada yakni kalangan pengusaha dan pedagang saja. Dan di zaman sekarang siapa saja bisa menikmati sensasi kereta andong ini asal mau menyisihkan recehan untuk membayar ongkos jasa yang ditawarkan para sais Andong Yogyakarta


Ilusstrasi oleh: giewahyudi.com




Tips Liburan Asyik Naik Andong di Jogja Reviewed by Wisata Murah on 08.13 Rating: 4.5
4 Komentar untuk "Tips Liburan Asyik Naik Andong di Jogja"

di tasik udah jarang ada kereta kuda.. tapi bukan berarti gak ada. masih ada satu-dua saya temukan saat berjalan-jalan di pasar mingguan

secara umum kereta kuda memang nyaris punah. hanya dibeberapa daerah yang memamng sengaja di jaga untuk indentias pariwisata,, misalnya seperti di jalan asia afrika senayan jakarta, beberapa waktu lalu saya melihat da beberapa kereta kuda yang mangkal parkir disana

Naik andong berdua lebih romantis
daripada baik bis,
dan indah juga bisa narsis
Tersenyum manis..

wkwkwkwkw sambil berfoto ria berbackground kota disepanjang jalan bugisan ya mbak, hehe thx

 

Unduh Gratis Hotel App Store

agoda