Wonderful Indonesia 2016
Buah Bibir!Mau Cari hotel online murah tanpa harus online? Gampang! Download Gratis Hotel App Store untuk Ponsel pintar di tips wisata murah home. Diskon Mentok 80%. Untuk mendapatkan Promo ini silahkan klik banner hotel yang muncul di layar HP Anda. #Dapatkan panduannya, Download sekarang! Gratis!

Bendungan Sapon, Potensi Pariwisata Yang Belum Tergarap

Bendungan Sapon, Potensi Pariwisata Yang Belum Tergarap

Melihat potensi pariwisata di Bendungan Sapon di Desa Sidorejo, Kecamatan Lendah, Kab. Kulonprogo, Yogyakarta, sebenarnya bisa mejadi destinasi wisata unggulan di bagian selatan Kulonprogo. Namun sayangnya obyek yang indah ini belum tergarap dengan serius.

Karena bendungan di kali progo yang menelan biaya sekitar Rp. 83 miliar dari bantuan pemerintah Jepang melalui Japan Bank For International Agency seluas 2.250 Ha yang berada di 3 kecamatan yakni Panjatan, Galur dan Lendah ini selain memiliki pintu air unik yang tidak kalah dengan bendungan pintu Air Sepuluh di Tangerang, secara geografi sangatlah strategis, karena berada disebelah barat laut pantai Parangtritis, dan hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit berkendara dari pusat kota Bantul.


Bendungan Sapon, Potensi Pariwisata Yang Belum Tergarap
Bendungan Sapon

Pada sisi selatan pintu air atau bagian barat kali Bendungan Sapon sudah terdapat taman dengan bangku boton permanen yang terletak strategis untuk menikmati pemandangan disekitarnya. Tapi sayangnya seperti tidak terurus dan terlihat kurang indah dipandang mata.

Sebenarnya Daerah Lendah Kulonprogo ini memiliki potensi besar untuk dijadikan obyek wisata minat khusus dan Alam. Karena selain Bendungan Sapon yang terletak dekat dengan berbagai obyek wisata populer bagian selatan Daerah Istimewa Yogyakarta, Lendah juga memiliki Industri Batik, yang dikenal dengan nama Batik Gulurejo.

Bendungan Sapon, Potensi Pariwisata Yang Belum Tergarap
Batik Lendah

Batik corak khas Lendah ini disebut Batik Gulurejo karena dikerjakan oleh masyarakat Gulurejo Lendah, yang mulai tahun 2010 kemarin dicanangkan sebagai pintu gerbang awal Batik Lendah menjadi komoditas produk lokal yang bernilai Nasional. Saat sekarang Desa Batik tersebut sudah menjadi Rintisan Desa Wisata

Ada sesuatu yang tidak boleh dilewatkan tentang keberadaan Batik Gulurejo, karena ternyata para pekerja Batik di Desa Desa Gulurejo taklain adalah para pembatik profesional jebolan dari pusat-pusat Batik di Yogyakarta seperti Daerah Prawirotaman, Njeron Benteng, dan Karangkajen yang sampai sekarang menjadi destinasi wisata minat khusus yang sangat populer.

Betapa akan tampak meriah dan hidup Bendungan Sapon apabila bagian barat kali yang sekarang digunakan sebagai pangkalan truk pasir dan tempat mangkalnya pedagang kaki lima ini dibangun galeri Batik, dan pusat Cinderamata khas Kulonprogo berikut warung seafood termasuk udang yang bahannya melimpah dari petani udang maupun nelayan pantai Trisik.

Bendungan atau Situ Sapon dibangun tahun 1979 oleh proyek irigasi Kali Progo ini dialokasikan untuk irigasi area persawahan penduduk. Menurut data tahun 2013, saluran irigasi dari bendungan Sapon mampu meningkatkan luas areal irigasi teknis dari 1917 Ha menjadi 2250 Ha, dan diikuti peningkatan produksi padi dari 3,74 ton/Ha menjadi 5,5 ton/Ha, serta peningkatan intensitas tanam padi dari 153 % menjadi 200 %. Tentunya akan lebih maksimal hasil rekayasa bangunan bendungan bila diikuti dengan kunjungan wisatawan yang turut menikmati keindahan panorama sekitarnya





Bendungan Sapon, Potensi Pariwisata Yang Belum Tergarap Reviewed by Wisata Murah on 22.58 Rating: 4.5
2 Komentar untuk "Bendungan Sapon, Potensi Pariwisata Yang Belum Tergarap"

Emang neng Temon ono bendungan..?
Lagek krungu...

hehehe. kuwi mistine kecamatan Lendah mas, bukan temon, karena tak cak lokasi ternyata Temion itu ada di ujung barat dekat dengan perbatasan purworejo,, thx

 

Unduh Gratis Hotel App Store

agoda